NASMOCO – Di media sosial Youtube unggahan video yang membandingkan lebih menguntungkan mana Innova Zenix Bensin dengan Hybrid mendapat perhatian warganet.
Video yang diunggah akun Papiyod Channel tersebut telah dilihat sebanyak 4,9 ribu kali dan mendapatkan 40 komentar.
Video yang menampilkan excel spreadsheet itu menghitung seberapa efisien Innova Zenix Bensin dengan Hybrid.
Perhitungan dikembangkan tidak hanya konsumsi BBM liter per kilometer saja.
Namun hingga rata-rata konsumsi BBM per bulan, masa pemakaian baterai untuk hybrid hingga besarnya penghematan dibandingkan dengan selisih harga mobil.
Papiyod Channel membuat simulasi perhitungan itu sesuai dengan kebiasaan konsumsi BBM yang ia keluarkan setiap bulan dan di tempat domisilinya di Palembang.
Dalam simulasi itu ia membandingkan Tipe G Bensin dan Tipe G Hybrid.
Dalam paparannya ia menyebut selisih harga dua kendaraan itu mencapai Rp 39 juta.
Yang ia cari jawabannya dengan simulasi itu adalah berapa lama efisiensi BBM Hybrid bisa balik modal dengan selisih harga sebesar itu?
Papiyod kemudian membandingkan konsumsi liter per kilometer keduanya mengambil data dari media mainstream.
Zenix Bensin disebut mampu menempuh 15 km per liter sementara hybrid mencapai 21 km per liter.
Dengan asumsi jarak rata-rata perbulan yang ia tempuh mencapai 1200 km, ia kemudian menghitung kebutuhan konsumsi BBM per bulan antara mesin bensin dan hybrid.
Hasilnya, dengan mesin bensin ia membutuhkan 80 liter perbulan, sementara hybrid hanya 57 liter perbulannya.
Konsumsi itu kemudian ia kalikan dengan harga satu liter Pertamax di Palembang yakni Rp 14.200
Dari simulasi itu muncullah angka biaya BBM per bulan yakni bensin sebesar Rp 1.139.000 dan hybrid hanya sebesar Rp 811.429.
Hasilnya evisiensi konsumsi BBM perbulan jika ia memilih Innova Zenix Hybrid adalah Rp 324.571
Angka itu jadi modal Papiyod Channel untuk mencari tahu berapa lama efisiensi itu balik modal dengan selisih harga mobil yang mencapai Rp 39 juta.
Hasilnya ia membutuhkan 120 bulan atau sepuluh tahun agar efisiensi sebulan itu akhirnya setara nilainya dengan selisih harga mobil bensin dan hybrid.
Namun, ia menggaris bawahi tingkat efisiensi ternyata akan semakin tinggi jika jarak tempuh perbulan semakin jauh.
Ia mencontohkan misalnya jika ia menempuh 5000 km perbulan, maka mobil hybrid bisa menghemat hingga Rp 1.352.281.
Waktu balik modal juga lebih singkat menjadi hanya dua tahun.
Ia juga menyebut asumsi itu belum termasuk perhitungan biaya ganti baterai mobil hybrid yang disebut memiliki life time 8 tahun dengan biaya pergantian Rp 40 juta.
Video yang diunggah Papiyod Channel itupun mengundang beragam respons warganet.
Beberapa di antaranya adalah berikut:
Annur Fisio : Very good konten, 1 bulan cuma 200 km tapi pengen Zenix Q Bensin biasa tapi ga ada nih????
bujur ukur : harga bbm nya selama 10 tahun pasti ada kenaikan.
Agus : Harusnya baterai itu dihitung menurut km yang ditempuh, bukan lamanya
Nah, kalau Nasmoco Lovers kira-kira lebih efisien menggunakan yang mana? Hybrid atau Bensin.
Yang jelas saat ini Innova Zenix mesin bensin sudah ready stock di Nasmoco, sehingga bisa langsung bisa dibawa pulang tanpa harus inden.
Butuh info lebih lanjut? Langsung segera hubungi wira niaga Nasmoco atau atau klik bit.ly/wanasmoco dan dapatkan layanan kebutuhan Toyota anda dengan MUDAH, LENGKAP, NYAMAN. (*)




