NASMOCO - New Veloz Hybrid EV akhirnya berhenti di Kota Medan, Sumatra Utara, Sabtu (17/1/2026) dan menyelesaikan perjalanan Trans Nusa dengan konsumsi BBM yang efisien.

Perjalanan panjang yang ditempuh mobil hybrid terbaru Toyota ini meninggalkan jejak cerita tentang ketangguhan, ketenangan, efisiensi, dan kesiapan teknologi elektrifikasi menghadapi realitas jalanan Indonesia.

Ekspedisi bertajuk Veloz Hybrid EV Lintas Nusa resmi ditutup, menandai berakhirnya petualangan lintas pulau yang berlangsung lebih dari satu setengah bulan tanpa jeda.

Perjalanan ini bukan sekadar seremoni promosi. Satu unit New Veloz Hybrid EV diuji secara nyata, menempuh lebih dari 7.000 kilometer, melintasi empat pulau besar di Indonesia, dan dikendarai secara estafet oleh awak media.

Selama lebih dari 45 hari, mobil ini menyusuri berbagai karakter jalan, dari jalur pesisir, perkotaan yang macet, jalan bergelombang, jalan tol, hingga lintasan pegunungan dengan tanjakan panjang.

Ekspedisi dimulai pada 2 Desember 2025 dari Sirkuit Mandalika, Lombok.

Dari titik nol tersebut, Veloz Hybrid EV bergerak menyusuri Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Setelah menyeberang ke Sumatra, perjalanan dilanjutkan ke Sumatra Selatan, Riau, Sumatra Barat, hingga akhirnya mencapai Sumatra Utara.

Rute panjang dengan kontur yang beragam ini menjadi panggung pembuktian teknologi hybrid Toyota di kondisi riil Indonesia.

Mengutip dari situs toyota.astra.co.id, Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto menyebut ekspedisi ini dirancang khusus untuk menguji Quality, Durability, and Reliability (QDR) New Veloz Hybrid EV.

Filosofinya sederhana namun krusial: memastikan teknologi hybrid bukan hanya efisien di atas kertas, tetapi juga andal saat dihadapkan pada infrastruktur dan tantangan nyata di lapangan.

“Ekspedisi ini kami rancang untuk menguji langsung ketangguhan New Veloz Hybrid EV sebagai Hybrid EV untuk Semua. Penyambutan meriah di Medan menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras tim dan rekan media yang telah mengawal perjalanan ini,” ujar Henry.

Selama ekspedisi berlangsung, Veloz Hybrid EV menunjukkan performa yang konsisten tanpa kendala berarti.

Sistem hybrid Toyota bekerja adaptif, memberikan efisiensi bahan bakar yang optimal sekaligus kenyamanan berkendara di berbagai situasi. Saat menghadapi kemacetan panjang di kota besar, sistem elektrifikasi membantu mengurangi konsumsi BBM.

Sementara di jalur luar kota dan pegunungan, transisi antara motor listrik dan mesin bensin berlangsung halus, menjaga performa tetap stabil.

Setiap persinggahan di kota-kota besar juga dimanfaatkan untuk pengecekan berkala di dealer resmi Toyota.

Langkah ini bukan hanya memastikan kondisi kendaraan tetap prima, tetapi sekaligus menegaskan luasnya jaringan purna jual Toyota di seluruh Indonesia.

Kehadiran dealer dari barat hingga timur memberikan rasa aman (*peace of mind*) bagi pengguna kendaraan hybrid, tanpa kekhawatiran soal perawatan dan dukungan teknis.

“Kehadiran jaringan dealer di seluruh pelosok negeri menunjukkan bahwa ekosistem pendukung kendaraan elektrifikasi Toyota sudah siap melayani masyarakat di mana pun mereka berada,” jelas Henry.

Ekspedisi ini juga menjadi ruang interaksi antara Toyota dan komunitas. Di berbagai kota, rombongan Veloz Hybrid EV disambut oleh Veloz Community (Velozity), bagian dari Toyota Owners Club (TOC).

Pertemuan ini memperlihatkan kuatnya ikatan antara merek dan penggunanya, sekaligus mencerminkan penerimaan luas Veloz sebagai MPV yang telah mengakar di berbagai daerah Indonesia.

4000 Unit Sudah Dipesan, Dikirim Februari

Di balik cerita perjalanan lintas pulau tersebut, antusiasme pasar terhadap Veloz Hybrid terus tumbuh.

PT Toyota-Astra Motor mencatat pemesanan Veloz Hybrid telah menembus angka 4.000 unit hingga akhir Desember 2025.

Angka ini mencerminkan tingginya minat konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi yang efisien, ramah lingkungan, namun tetap praktis untuk kebutuhan harian.

Toyota pun memastikan bahwa pengiriman perdana kepada konsumen akan dimulai pada Februari 2026.

Proses distribusi akan dilakukan secara bertahap, seiring optimalisasi produksi dan logistik. Varian tipe V disebut menjadi yang paling banyak diminati, berkat keseimbangan fitur, efisiensi, dan harga yang kompetitif.

Lebih dari sekadar perjalanan panjang, Veloz Hybrid EV Lintas Nusa menjadi narasi tentang kesiapan teknologi hybrid menjawab kebutuhan mobilitas Indonesia.

Dari Mandalika hingga Medan, ribuan kilometer yang ditempuh bukan hanya jarak, tetapi bukti bahwa hybrid bukan lagi wacana masa depan melainkan solusi nyata hari ini.

Kunjungi diler Nasmoco terdekat untuk mencoba Veloz Hybrid EV atau hubungi hotline nasmoco di 1500 858. (*)