NASMOCO.CO.ID – Menjelang musim mudik lebaran 1000 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) disiapkan pemerintah di jalur trans Jawa dan Sumatera.
Bisa jadi, mudik tahun 2025 ini akan semakin banyak masyarakat yang menggunakan mobil listrik dibanding tahun sebelumnya.
Toyota, sebagai pemain utama industri otomotif di Indonesia memiliki line up mobil listrik bZ4X.
Mudik dengan mobil listrik kini semakin menarik berkat kehadiran Toyota bZ4X.
Dengan baterai berkapasitas 71,4 kWh dan jarak tempuh optimal hingga 500 km dalam kondisi tertentu, kendaraan ini menawarkan efisiensi tanpa emisi.
Namun, bagaimana simulasi biaya pengisian daya untuk perjalanan mudik dari Jakarta ke Semarang sejauh 450 km?
Konsumsi Daya Toyota bZ4X
Dari pengujian di kondisi nyata, Toyota bZ4X mampu menempuh jarak 377,5 km dari kondisi baterai penuh (100%) hingga kosong (0%).
Data itu tertera dalam layar MID kendaraan ketika diisi penuh.
Dengan rumus konsumsi daya:
Konsumsi Daya (Km/kWh) = Jarak Tempuh (Km) ÷ Kapasitas Baterai (kWh)
Maka:
Konsumsi Daya bZ4X = 377,5 km ÷ 71,4 kWh = 5,28 km/kWh
Artinya, setiap 1 kWh listrik dapat menempuh jarak sekitar 5,28 km.
Estimasi Kebutuhan Daya untuk Jakarta-Semarang
Jarak Jakarta-Semarang sekitar 450 km.
Dengan konsumsi daya 5,28 km/kWh, maka kebutuhan daya untuk perjalanan ini adalah:
450 km ÷ 5,28 km/kWh = 85,23 kWh
Karena kapasitas baterai bZ4X hanya 71,4 kWh dalam satu kali pengisian penuh, maka minimal diperlukan satu kali pengisian ulang selama perjalanan.
Estimasi Biaya Pengisian Daya
Dengan tarif listrik di SPKLU PLN sebesar Rp 2.466 per kWh, maka biaya untuk mengisi daya adalah:
- Dari 0% hingga penuh (71,4 kWh): 71,4 kWh × Rp 2.466 = Rp 174.645
- Pengisian tambahan untuk sisa perjalanan (sekitar 13,83 kWh): 13,83 kWh × Rp 2.466 = Rp 34.102
Total biaya pengisian daya untuk perjalanan Jakarta-Semarang:
Rp 174.645 + Rp 34.102 = Rp 208.747
Dengan biaya sekitar Rp 208.747, perjalanan mudik Jakarta-Semarang dengan Toyota bZ4X jauh lebih hemat dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin atau diesel.
Meski demikian angka itu hanya sekadar simulasi, banyak kondisi di lapangan yang akan mempengaruhi seperti medan yang ditempuh hingga kelancaran arus mudik.
Namun mudik dengan bZ4X memiliki keunggulan lainnya yakni perjalanan lebih ramah lingkungan tanpa emisi, serta kenyamanan berkendara dengan teknologi modern yang ditawarkan oleh bZ4X.
Dengan semakin berkembangnya infrastruktur SPKLU, mudik dengan mobil listrik akan menjadi pilihan yang semakin menarik di masa depan. (*)




