NASMOCO - Ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil listrik.
Jangan sampai, niat ingin menghemat pengeluaran bahan bakar, justru membatasi mobilitas.
Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, infrastruktur pendukung kendaraan listrik belum merata di setiap daerah.
Belum lagi harga mobil listrik yang saat ini jauh lebih mahal, bahkan jika ditambah dengan biaya perawatan mobil BBM.
Oleh karena itu Nasmoco Lovers perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini sebelum membeli mobil listrik.
1 Jumlah SPKLU
Jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang terbatas harusnya jadi pertimbangan Nasmoco Lovers.
Di wilayah Jateng dan DIY misalnya, data dari PLN Jateng DIY, di wilayah Jateng dan DIY hanya ada 8 titik SPKLU.
SPKLU itu ada di PLN Semarang, SPKLU rest area 379A, res area 519A, rest area 519B, rest area 389B, SPKLU PLN Surakarta, SPKLU Yogyakarta, dan SPKLU UID Jateng DIY.
2. Biaya Pengisian Daya
Ada beberapa orang yang menganggap mengisi daya mobil listrik di SPKLU gratis, padahal tidak.
Sebagai informasi tarif di SPKLU PLN sejak bulan Februari 2021 adalah Rp2.466 per kwh.
Namun selain tarif pengisian kendaraan listrik tersebut masih ada biaya tambahan.
Adapun biaya tambahannya adalah Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar Rp1.598,77 dan juga biaya administrasi Rp 2.500.
3. Perbandingan dengan Mobil Hybrid Toyota
Lalu untuk kondisi saat ini lebih worth it mana membeli mobil listrik atau hybrid jika dilihat dari biaya yang harus dikeluarkan?
Nasmoco Lovers bisa ambil contoh perbandingan Corolla Cross Hybrid dengan mobil listrik pabrikan Korea Selatan yang sedang naik daun.
Dari segi harga, Corolla Cross Hybrid lebih terjangkau. Mobil yang bertenaga bensin dan listrik ini dibanderol Rp 548,3 juta.
Sementara mobil listrik pabrikan Korsel itu dibanderol Rp 718 juta. Selisih harga keduanya cukup jauh.
Meski demikian, untuk hitungan kasar perbandingan konsumsi BBM dengan biaya pengisian daya, mobil listrik memang lebih unggul.
Diperkirakan konsumsi BBM untuk Corolla Cross Hybrid hingga 80.000 km adalah Rp 50,4 juta.
Sementara itu biaya pengisian daya mobil listrik untuk jarak yang sama hanya Rp 20,96 juta.
Meski demikian, jika memiliki mobil listrik, maka setidaknya Nasmoco Lovers menyediakan instalasi pengisian daya di rumah.
Bisa memang selalu mengisi di SPKLU, namun jika melihat lama pengisian daya dan jumlah SPKLU di Jateng itu akan merepotkan.
Sementara itu, untuk membuat instalasi pengisian daya mobil listrik di rumah membutuhkan biaya sekitar Rp 3,5 juta.
Sedangkan untuk biaya perawatan kendaraan perbandingannya Rp 6 juta untuk Corolla Cross Hybrid dengan Rp 4 juta untuk mobil listrik, kendaraan elektrifikasi kembali unggul.
Mobil listrik juga lebih hemat dalam perbandingan biaya yang dikeluarkan untuk membayar pajak tahunan hingga lima tahun kedepan.
Corolla Cross Hybrid diperkirakan akan membutuhkan Rp 25 juta untuk perpanjangan STNK hingga 5 tahun. Sementara mobil listrik hanya butuh Rp 6,5 juta.
Meski demikian jika seluruh biaya itu ditotal mulai dari harga jual, konsumsi bahan bakar, biaya perawatan dan pajak, total Mobil Toyota Corolla Cross Hybrid membutuhkan anggaran Rp 629, 7 Juta.
Sementara mobil listrik pabrikan Korea Nasmoco Lovers setidaknya harus menyiapkan dana Rp 752,9 juta.
Lebih worth it mana Nasmoco Lovers?
Makin penasaran? segera hubungi wiraniaga Nasmoco atau informasi lebih lanjut cukup melalui klik bit.ly/wanasmoco dan dapatkan layanan kebutuhan Toyota Anda dengan MUDAH LENGKAP NYAMAN. (*)




