NASMOCO - Pasar mobil hybrid semakin diminati di Indonesia, dengan banyak konsumen memilih teknologi ini atas beberapa alasan utama.

Hal itu tercermin dari data Gaikindo yang mengungkap hasil penjualan mobil listrik selama 2024.

Terlihat memang mobil hybrid lebih laku dibanding mobil listrik yang hanya menggunakan tenaga baterai.

Melengkapi data tersebut hasil survei yang dilakukan oleh Kompas.com menyoroti preferensi konsumen terhadap mobil hybrid.

Survei itu mencari tahu apa alasan masyarakat lebih memilih mobil hybrid.

Dari survei tersebut menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.

Dan menurut survei LSI, Menurut survei yang melibatkan lebih dari 1.075 responden dari seluruh Indonesia, sebanyak 57% dari mereka menyatakan bahwa mereka memilih mobil hybrid karena faktor iritnya konsumsi bahan bakarnya.

Hal ini menjadi sangat relevan mengingat tren kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di masa mendatang, yang membuat efisiensi menjadi perhatian utama bagi pemilik mobil.

Selain itu, sebanyak 53% responden menyatakan bahwa mereka tertarik pada mobil hybrid karena kemampuannya untuk mengurangi emisi gas buang.

Ini mencerminkan kesadaran yang semakin meningkat terhadap perlunya mengurangi dampak lingkungan dari kendaraan bermotor.

Survei juga mengungkap bahwa sekitar 44% dari konsumen tertarik pada mobil hybrid karena fitur-fitur modern yang ditawarkannya, serta desain yang lebih menarik secara visual.

Aspek-aspek ini juga menjadi pertimbangan penting dalam memilih kendaraan yang sesuai dengan gaya hidup dan preferensi konsumen.

Di sisi lain, performa mesin yang halus juga menjadi faktor penting, dengan 40% responden menyebutkan hal ini sebagai alasan mereka memilih mobil hybrid.

Perbedaan preferensi juga terlihat berdasarkan jenis kelamin, dimana laki-laki cenderung lebih memperhatikan performa mesin yang halus dan minim kebisingan, sementara perempuan lebih tertarik pada fitur-fitur modern dan desain yang menarik.

Secara keseluruhan, faktor-faktor seperti efisiensi bahan bakar, emisi gas buang yang rendah, fitur-fitur modern, dan performa mesin yang halus menjadi penentu utama dalam memilih mobil hybrid di Indonesia.

Dengan kesadaran akan lingkungan dan kenaikan harga BBM, mobil hybrid menjadi pilihan yang semakin diminati oleh berbagai kalangan konsumen.

Mobil Hybrid Toyota Paling Irit

Bicara mobil hybrid paling irit, Toyota bisa dibilang menjadi juaranya. Dua mobil mereka dinobatkan sebagai Car of The Year selama dua tahun berturut-turut.

Pada tahun 2023 Toyota Innova Zenix menyabet gelar tersebut, tahun ini Yaris Cross giliran naik takhta.

Lalu seberapa irit dua mobil Hybrid Toyota tersebut?

Toyota Yaris Cross Hybrid

Sejak diluncurkan pada tahun 2023 lalu Toyota Yaris Cross Hybrid memang bisa disebut menjadi mobil paling irit saat ini.

Hasil pengujian internal mereka mengklaim, kendaraan ini mampu melaju hingga 31 KM untuk setiap liter BBM.

Bahkan jika jalanan macet dan melaju pelan kendaraan ini akan lebih mengedepankan mesin listriknya, sehingga konsumsi BBM bisa sangat efisien.

Sejauh ini Yaris Cross Hybrid menjadi kendaraan paling irit di Indonesia yang pernah diuji.

Toyota Kijang Innova Zenix

Generasi terbaru kijang memiliki revolusi yang tak dibayangkan sebelumnya. Kendaraan ini kini tak hanya memiliki image tangguh.

Dengan sentuhan teknologi Toyota, Kijang Innova Zenix bertransformasi jadi mobil yang tangguh, mewah dan juga irit BBM.

Hasil pengujian yang dilakukan jurnalis mobil ini mampu menempuh 22,7 KM per liter BBM.

Sangat worth to buy apalagi dengan fitur dan teknologi yang disematkan di dalamnya.

Ingin menguji langsung iritnya dua mobil ini? Hubungi wiraniaga Nasmoco atau atau klik bit.ly/wanasmoco dan dapatkan layanan kebutuhan Toyota anda dengan MUDAH, LENGKAP, NYAMAN. (*)