NASMOCO - Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) resmi mengganti tunggangan reli nasionalnya dari GR Yaris AP4 ke GR Yaris Rally2.
GR Yaris Rally 2 kini menjadi tunggangan di kejurnas Rally dan Sprint Rally 2025.
Di atas kertas, keduanya memang sama-sama menggunakan mesin 1.500 cc turbo tiga silinder.
Namun, saat menelusuri lebih dalam, terdapat perbedaan mendasar dalam hal pengembangan, teknologi, dan karakter berkendara.
Berikut adalah empat perbedaan utama antara GR Yaris Rally2 dan GR Yaris AP4 yang membuat keduanya berdiri di level yang berbeda.
1. Asal-usul dan Proses Pengembangan
GR Yaris Rally2 lahir dari pabrik resmi Toyota, melalui proses riset dan pengembangan panjang yang melibatkan puluhan engineer dan teknologi mumpuni.
Mobil ini dikembangkan secara profesional sejak tahun 2022 sebagai bagian dari program reli global Toyota.
Sebaliknya, GR Yaris AP4 merupakan hasil modifikasi berbasis regulasi AP4 yang dikerjakan di Selandia Baru.
Proses pembuatannya lebih terbatas, dengan hanya satu engineer dan satu mekanik yang mengerjakan proyek tersebut.
Artinya, AP4 lebih bersifat "bengkel-built", sementara Rally2 adalah produk "factory-built" yang menjanjikan ketelitian dan penyempurnaan lebih tinggi.
2. Geometri Suspensi
GR Yaris AP 4(Dok TGRI)
Salah satu pembeda teknis yang langsung terasa adalah pada bagian geometri suspensi.
GR Yaris Rally2 hadir dengan rancangan suspensi yang sepenuhnya baru, membuat karakter berkendaranya berbeda drastis dibanding AP4.
Geometri baru ini berpengaruh pada handling, kestabilan, dan daya cengkeram mobil di berbagai medan.
Pereli TGRI, Ryan Nirwan, bahkan menyebutkan bahwa perubahan ini memaksa tim untuk kembali melakukan adaptasi penuh terhadap karakter mobil, seolah kembali memulai dari nol.
3. Sistem Komputer dan ECU
Perbedaan lainnya yang cukup signifikan terdapat pada sistem komputer mobil, khususnya ECU (Electronic Control Unit).
Meskipun TGRI telah sangat akrab dengan pengaturan dan sistem yang digunakan pada GR Yaris AP4, mereka harus mempelajari ulang seluruh sistem yang ada di GR Yaris Rally2.
Sistem ECU pada Rally2 dirancang dengan pendekatan berbeda, memberikan kontrol dan kemampuan pengaturan yang lebih kompleks namun juga menantang dari sisi teknis.
4. Dukungan Teknis dan Sumber Daya
Dalam hal dukungan, GR Yaris Rally2 berada di level yang berbeda.
TGRI mendapat sokongan langsung dari engineer Toyota di Eropa yang sudah berpengalaman menangani mobil-mobil Toyota Gazoo Racing.
Hal ini menjadi keunggulan tambahan karena mereka tidak hanya membawa mobil yang lebih canggih, tapi juga membawa serta pengetahuan teknis dari pentas reli dunia.
Sebaliknya, saat mengembangkan AP4, sumber daya manusia dan teknis yang tersedia jauh lebih terbatas.
Meski mesin dasarnya serupa, GR Yaris Rally2 dan GR Yaris AP4 ibarat dua dunia yang berbeda dalam hal filosofi pembangunan dan kemampuan teknis.
Dengan Rally2, TGRI kini memasuki era baru reli nasional dengan senjata yang tak hanya lebih modern, tetapi juga memiliki warisan dan kualitas standar global. (*)




