NASMOCO – Toyota Kijang Innova Zenix dengan mesin hybrid irit BBM, bisa jadi sudah sewajarnya.

Namun varian Zenix dengan mesin bensin juga irit? Kok bisa?

General Manajer PT Toyota Astra Motor Adrian Tirtadjaja menyebut efisiensi Innova Zenix bermesin bensin mencapai 15 km per liter.

Angka itu jauh meningkat dibanding generasi sebelumnya yang konsumsi bahan bakarnya di antara 8 hingga 10 km per liter.

Meski lebih irit, namun Innova Zenix bermesin bensin juga tetap bertenaga tak kalah dari pendahulunya.

Lantas apa saja yang membuat Innova Zenix  meningkat performanya namun menjadi lebih irit.

Adrian Tirtadjaja membeberkan hal itu ketika mengenalkan Kijang Innova Zenix untuk publik Jawa Tengah di Manohara Borobudur.

1. Mesin Baru

Berbeda dengan pendahulunya Innova Zenix Gasoline kini disematkan mesin M20A-FKS yang berkapasitas 1.987 cc, 4 silinder 16 valve DOHC Dual VVT-i.

Mesin itu mampu menghasilkan tenaga 171 tk dan torsi 20,9 Kgm pada rpm 4.500-4.900.

Teknologi pengembangan mesin Dual VVT-i yang baru membuat efisiensi bahan bakar lebih baik.

2. Penggunaan sasis monokok

Teknologi mesin baru itu ditopang dengan penggunaan sasis monokok.

Seperti diketahui, Innova generasi sebelumnya menggunakan sasis ladder frame.

Penggunaan sasis monokok ini membuat bobot Innova Zenix lebih ringan dari generasi sebelumnya.

Dengan bobot yang lebih ringan, beban bahan bakar mesin juga akan berkurang sehingga meningkatkan efisiensi BBM.

3. Penggunaan penggerak roda depan

Seperti diketahui Kijang Innova generasi-generasi sebelumnya selalu menggunakan penggerak roda belakang.

Di generasi ke tujuh ini Innova Zenix menerabas tradisi dengan menggunakan penggerak roda depan.

Sistem penggerak roda depan ini memungkinkan perpindahan tenaga dari mesin ke roda jadi lebih efisien bahan bakar.

Pasalnya dengan penggerak roda depan tenaga yang didistribusikan dari mesin ke roda tidak lagi perlu melewati gardan dan kopel penggerak roda belakang.

"Hal itu membuat power to weight ratio meningkat 70 persen dari generasi sebelumnya.”

“Platform TNGA-C dirancang khusus menghasilkan stabilitas berkendara maksimum kecepatan tinggi dan mereduksi bobot massa kendaraan," terang Adrian.

4. Transmisi CVT K120

Kijang Innova Zenix kini menggunakan sistem transmisi CVT K120.

Transmisi ini memiliki mode sequential 10 percepatan.

Kinerja komponen mekanis yang efisien dan rasio sabuk baja lebih lebar, digadang-gadang ampuh meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Tidak hanya itu, akselerasi yang lebih cepat juga menjadi keunggulan transmisi ini.

Itu tadi 4 penyebab Toyota Kijang Innova Zenix kini bisa lebih irit dan bertenaga, ingin membuktikan? Langsung saja hubungi wira niaga Nasmoco atau atau klik bit.ly/wanasmoco dan dapatkan layanan kebutuhan Toyota anda dengan MUDAH, LENGKAP, NYAMAN. (*)