NASMOCO – Gaya berkemudi terutama untuk mobil dengan transmisi manual mempengaruhi tingkat efisiensi penggunaan BBM.
Ada kebiasaan pengemudi yang dapat membuat konsumsi mobil bisa lebih irit dan bisa lebih boros.
Itulah kenapa setiap uji konsumsi BBM tidak pernah menemukan angka pasti, hanya perkiraan sesuai kondisi jalan dan gaya berkemudi.
Dalam artikel berikut ini akan diulas untuk Nasmoco Lovers empat kebiasaan pengemudi yang membuat mobil boros BBM
Berikut ini beberapa kebiasaan mengemudi yang menyebabkan mobil jadi boros BBM.
Pemakaian Gigi Percepatan Tidak Tepat
Efisiensi penggunaan BBM sangat dipengaruhi oleh gaya berkendara pengemudi, terutama pada mobil transmisi manual.
Salah satu kesalahan umum adalah telat memindahkan persneling ke gigi yang lebih rendah saat mobil melakukan deselerasi.
Hal ini membuat mesin bekerja berat untuk menjaga putaran yang rendah, yang pada akhirnya mengakibatkan boros BBM.
Sebaliknya, menggunakan gigi percepatan terlalu tinggi saat kecepatan rendah juga bisa membuat mesin bekerja tidak efisien, membuang-buang BBM tanpa menghasilkan tenaga optimal.
Ketidakoptimalan Perawatan Mobil
Kondisi mesin yang tidak prima dapat menjadi penyebab lain mobil menjadi boros BBM.
Ketika mobil jarang melakukan servis rutin, performa mesin cenderung menurun.
Pembakaran bahan bakar dalam mesin yang tidak sempurna mengurangi konversi BBM menjadi tenaga secara efisien, sehingga lebih banyak BBM terpakai untuk jarak tempuh yang sama.
Oleh karena itu pastikan kendaraan Anda mendapat perawatan rutin di bengkel resmi Nasmoco.
Hanya di bengkel resmi Nasmoco, mobil Toyota Anda akan ditangani teknisi yang berpengalaman.
Selain itu juga mendapat garansi servis.
Hubungi wiraniaga Nasmoco atau atau klik bit.ly/wanasmoco dan dapatkan layanan kebutuhan Toyota anda dengan MUDAH, LENGKAP, NYAMAN.
Perpindahan Gigi yang Tepat
Memindahkan persneling terlambat ke gigi yang lebih tinggi juga berpotensi membuat mobil boros BBM.
Mesin yang bekerja pada putaran tinggi tanpa hasil yang memadai pada roda menghasilkan pemborosan BBM yang signifikan.
Penggunaan gigi percepatan yang tidak tepat mengakibatkan mesin menggerung, RPM tinggi, dan konsumsi BBM yang tidak seimbang dengan jarak tempuh yang ditempuh.
Kurang Responsif terhadap Akselerasi
Gaya berkendara yang kurang responsif terhadap akselerasi juga dapat mempengaruhi efisiensi BBM.
Mobil manual perlu dikemudikan dengan baik untuk mencapai tenaga optimal.
Respons yang lambat terhadap pedal gas dapat mengakibatkan mesin bekerja tidak efisien, karena putaran mesin yang tinggi tanpa peningkatan yang signifikan pada kecepatan mobil.
Menghindari kebiasaan-kebiasaan ini dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan BBM pada mobil manual Anda.
Pemilihan gigi percepatan yang tepat, perawatan rutin, dan gaya berkendara yang responsif adalah kunci untuk mengurangi konsumsi BBM dan memaksimalkan performa mobil Anda. (*)




